IMPLEMENTATION OF TUI NA MASSAGE THERAPY TO IMPROVE APPETITE: A CASE STUDY IN AN. A WITH TUBERCULOSIS DISEASE (TBC) IN KEMUTUG KIDUL BATURRADEN VILLAGE
DOI:
https://doi.org/10.36760/tens.v3i2.728Kata Kunci:
Anak, Pijat Tui Na, nafsu makan, terapi komplementerAbstrak
Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) pada anak sering disertai penurunan nafsu makan dan berat badan yang dapat memperlambat proses penyembuhan. Intervensi komplementer seperti terapi pijat Tui Na dapat menjadi alternatif untuk membantu meningkatkan nafsu makan dan status nutrisi anak.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Intervensi berupa terapi pijat Tui Na diberikan selama 6 hari berturut-turut. Pengukuran nafsu makan menggunakan kuesioner Nurjannah (2012) dengan 10 pertanyaan pilihan jawaban ya (skor 1) dan tidak (skor 0). Berat badan diukur sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Setelah dilakukan intervensi, terjadi peningkatan skor nafsu makan dari 3 menjadi 6. Selain itu, berat badan meningkat dari 10,4 kg menjadi 10,6 kg.
Kesimpulan: Terapi pijat Tui Na menunjukkan efek positif dalam meningkatkan nafsu makan dan berat badan pada anak dengan TBC. Terapi ini dapat dipertimbangkan sebagai intervensi komplementer untuk mendukung perbaikan status nutrisi pada anak dengan TBC.
Referensi
Al-Bedah, A., Ali, G., Abushanab, T. & Qureshi, N. 2017, ‘Tui Na (or Tuina) Massage: A Minireview of Pertinent Literature, 1970-2017’, Journal of Complementary and Alternative Medical Research, vol. 3, no. 1, pp. 1–14.
Apriliasari, R., Hestiningsih, R., Martini, M. & Udiyono, A. 2018, ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian TB paru Pada Anak (Studi di Seluruh Puskesmas di Kabupaten Magelang)’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), vol. 6, no. 1, pp. 298–307.
Asih, Y. & Mugiati, M. 2018, ‘Pijat Tuna Efektif dalam Mengatasi Kesulitan Makan pada Anak Balita’, Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, vol. 14, no. 1, p. 98.
Gao, H., Zhang, X., He, W., Zhao, X., Han, J., Li, D., Yang, H. & Li, S. 2020, ‘To study the intervention mechanism of pediatric massage on intestinal flora and host metabolism in children with anorexia’, Medicine, vol. 99, no. 47, p. e23349.
Huang, T., Liu, P. & Lien, A.S. 2014, ‘A nationwide population-based study of traditional Chinese medicine usage in children in Taiwan’, Complementary Therapies in Medicine, pp. 1–11.
Inggiany, T.S., Suryani, Y.D. & Guntara, A. 2015, Perbedaan Kenaikan Berat Badan Setelah Pemberian Obat Anti Tuberkulosis pada Penderita TB Paruanak ( di RSUD Al Ihsan Bandung Periode 1 Januari - 31 Desember 2015 ) The difference of Body Weight Gain after Anti Tuberculosis Drug Administration Landasan Te, vol. 319, pp. 113–8.
Mexitalia, M., Dewi, Y.O., Pramono, A. & Anam, M.S. 2017, ‘Effect of tuberculosis treatment on leptin levels, weight gain, and percentage body fat in Indonesian children’, Korean Journal of Pediatrics, vol. 60, no. 4, pp. 118–23.
Munjidah, A. 2018, ‘Efektifitas Pijat Tui Na Dalam Mengatasi Kesulitan Makan Pada Balita Di Rw 02 Kelurahan Wonokromo Surabaya’, Journal of Health Sciences, vol. 8, no. 2, pp. 193–9.
Nasution, S.D. 2015, ‘Malnutrisi dan Anemia pada Penderita Tuberkulosis Paru’, Majority, vol. 4, no. 8, pp. 29–36.
Nurjanah 2012, ‘Keadaan pengetahuan gizi dan pola konsumsi siswa program keahlian kompetensi jasa boga di smk n 2 godean skripsi’, Iniversitas Negeri Yogyakarta.
Pratama, Y.A. 2021, ‘Karakteristik Klinis Penyakit Tuberkulosis Paru pada Anak’, Jurnal Penelitian Perawat Profesional, vol. 3, no. 2, pp. 237–42.
Wulaningsih, I., Sari, N. & Wijayanti, H. 2022, ‘Pengaruh Pijat Tuina Terhadap Tingkat Nafsu Makan Balita Gizi Kurang’, JURNAL EDUNursing, vol. 6, no. 1, pp. 33–8.



