Pengaruh Pemberian Teknik Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Dan Tekanan Darah Pada Pasien Post Operasi Mayor Elektif Di RSUD Cilacap
DOI:
https://doi.org/10.36760/tens.v3i2.710Kata Kunci:
Mobilisasi dini, post operasi mayor elektif, tingkat nyeri, tekanan darahAbstrak
Pembedahan merupakan prosedur yang bertujuan untuk memperbaiki keadaan kesehatan pasien dengan cara memotong atau menghancurkan jaringan tubuh yang menimbulkan nyeri dan fluktuasi tekanan darah. Upaya untuk pengobatan secara non farmakologi untuk mengurangi nyeri dan mengontrol tekanan darah misalnya dengan pemberian teknik mobilisasi dini. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh pemberian teknik mobilisasi dini dengan penurunan tingkat nyeri dan tekanan darah pada pasien post op mayor elektif di RSUD Cilacap. Desain penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest – postest without control dan menggunakan uji statistik wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeri (pv = 0,000) dan tekanan darah sistole (pv = 0,000) diastole (pv = 0,041) pada pasien post operasi mayor elektif di RSUD Cilacap.
Referensi
Aronow, W. S. (2017). Management of hypertension in patients undergoing surgery. 5(17), 3–5. https://doi.org/10.21037/atm.2017.03.54
Barnawi, R. (2017). pengaruh mobilisasi dini terhadap tekanan darah sistole pada pasien post-op Sectio Caesarea di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Vol. 4, Issue2015, pp. 22–52). http://repository.unpas.ac.id/35637/1
Berkanis, Nubatonis, & Lastari. (2020). Effect of Early Mobilization on Pain Intensity in Patients. CHM-K Applied Scientifics Journal, 3(1), 6–13.
Brennan, S. K. and T. J. (2016). Mechanisms of postoperative pain. Chinese Medical Journal, 120(22), https://doi.org/10.1097/00029330200711020-00002
Lucky F E, Astika N R (2023). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Tekanan Darah dan Nadi pada Pasien PostSectio Caesarea dengan Spinal Anestesi di RSUD Dr. Soeroto Ngawi. 4(3), 1051–1060.
Mulianda, D., Rahmanti, A., & Alysa Tiara. (2022). Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi. Jurnal Keperawatan Sisthana, 7(2), 72–81. https://doi.org/10.55606/sisthana.v7i2.126
Sitinjak, M. P., Dewi, D. A. M. S., & Sidemen, I. G. P. S. (2022). Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Pembedahan Ortopedi di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. E-Jurnal Medika Udayana, 11(2), 25. https://doi.org/10.24843/mu.2022.v11.i02.p05
Utami, R. N., & Khoiriyah, K. (2020). Penurunan Skala Nyeri Akut Post Laparatomi Menggunakan Aromaterapi Lemon. Ners Muda, 1(1). https://doi.org/10.26714/nm.v1i1.5489
Pristahayuningtyas, C Y., Murtaqib & Siswoyo. (2016). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Klien Post Operasi Apendektomi di Rumah Sakit Baladhika Husada Kabupaten Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol.4 (no.1), Januari, 2016
Potter & Perry, A.G. (2020) Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep,Proses, dan Praktik, edisi 4, Volume.2. Jakarta.
Hyland, S. J., Brockhaus, K. K., Vincent, W. R., Spence, N. Z., Lucki, M. M., Howkins, M. J., & Cleary, R. K. (2021). Perioperative Pain Management and Opioid Stewardship : A Practical Guide. 1–56.



