Pembekalan STP dan BEP Terhadap Ikatan Remaja Muda Masjid Al-Islah di Bulan Ramadhan 2021-2022
Kata Kunci:
covid-19, kewirausahaan, bisnis digital, pembekalan, sosialisasiAbstrak
Kemunculan variasi virus baru bernama covid-19 di Wuhan tahun 2019 akhir, banyak sekali menyita perhatian publik. Telah dijelaskan World Health Organization (WHO) bahwa virus tersebut adalah virus yang mengispeksi Sistem pernafasan. Sejak kemunculan pertama covid-19 di Indonesia pada awal tahun 2020, pemerintah Indonesia langsung melakukan tidakan Pembatasaan Sosial Berskala Besar (Akibat dari dampak covid-19 yang telah melanda Indonesia sejak tahun 2020 hingga saat ini (tahun 2022). Dengan adanya aturan tersebut malah mengakibatkan dampak yang cukup besar terhadap ekonomi Negara dan ekonomi mamsyarakat Indonesia. Dampak yang sangat besar tersebut mempengaruhi segala aspek sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia salah satunya kota Cilacap yang berada di Jawa Tengah Di Kota Cilacap banyak terdapat sektor industri dan UMKM yang bergerak di bidang kuliner, fashion,aksesoris, obat-obatan, dan lain-lain. Juga tidak sedikit yang melakukan pembayaran berbasis online. Hal ini dilakukan oleh UMKM untuk memenuhi tuntutan konsumen yang kini lebih memilih pembayaran online, seperti pembayaran merchant bank,Gopay, Ovo, Dana, Shopee Pay, dan lainnya.. Dari permasalahan tersebut, maka prodi S1-Kewirausahaan dan S1 Bisnis Digital melakukan pengabdian kepada masyarakat yang sangat terdampak akibat adanya virus ini. Dengan tujuan, orang yang terdampak ini, bisa bertahan melewati masa pandemik dengan membuat sesuatu yang bermanfaat serta layak dikonsumsi bagi masyarakat sekitar. Proses pengabdian yang kami ambil adalah melalui kegiatan pembekalan dan pelatihan sebagian kecil keilmuwan dari prodi Kewirausahaan yaitu kegiatan sosialisasi masyarakat yang diperuntukkan untuk membantu generasi muda untuk bertahan ditengah-tengah kondisi pandemik. Kegiatan pembekalan yang dilaksanakan bersifat even namun manfaat yang kami berikan bersifat jangka panjang, kami berupaya memberikan pembekalan yang terbaik dengan tujuan masyarakat sekitar tidak menghadapi krisis ekonomi seperti: masalah finansial, dan ketidakpahaman mengelola dan mengembangkan bisnisnya.







