PERBEDAAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION DAN SLOW DEEP BREATHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI

Main Article Content

puti bulan
Siti Khotimah

Abstract

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat berisiko menimbulkan komplikasi seperti penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan ginjal. Pendekatan non farmakologis seperti latihan Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan Slow Deep Breathing (SDB) dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan Slow Deep Breathing Exercise (SDB) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: Desain pretest and posttest two group design pada 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan Slow Deep Breathing (SDB), masing-masing sebanyak 15 orang. Latihan diberikan dua kali per minggu selama empat minggu. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Hasil: Hasil latihan PMR (sistolik p=0,001; diastolik p=0,000) dan SDB (sistolik p=0,001; diastolik p=0,003) sama-sama menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan (p<0,05) pada pasien hipertensi Namun, hasil uji perbandingan antar kelompok menunjukkan tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan p=0,569 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua intervensi tersebut terhadap penurunan tekanan darah. Saran: Bagi peneliti selanjutnya, dapat melakukan pengontrolan terhadap faktor eksternal dan internal, seperti konsumsi natrium, alkohol, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan genetik

Article Details

Section
Articles