ANALISIS DESKRIPTIF POLA ASUH ORANG TUA PADA BALITA USIA 0-23 BULAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Main Article Content
Abstract
Stunting merupakan gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Prevalensistunting di Indonesia tahun 2024 mencapai 19,8%. Faktor determinan utamanya adalah pola asuh orang tua, khususnya praktik pemberian makan (parental feeding style) yang mencakup aspek demandingness dan responsiveness. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan mendeskripsikan pola asuh orang tua sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian dilaksanakan Juni hingga Desember 2025 di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Populasi penelitian adalah ibu dengan balita usia 0-23 bulan. Sampel sebanyak 229 responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Parenting Feeding Styles Questionnaire (PFSQ) yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi karakteristik responden dan pola asuh. Hasil penelitian menunjukkan distribusi pola asuh meliputi: demokratis 147 responden (64,2%), permisif 36 responden (15,7%), otoriter 35 responden (15,3%), dan pengabaian 11 responden (4,8%). Disimpulkan bahwa mayoritas orang tua menerapkan pola asuh demokratis dalam upaya pencegahan stunting. Optimalisasi edukasi terkait manajemen pemberian makan yang efektif tetap diperlukan untuk menurunkan angka kejadian stunting di wilayah tersebut.